Gangguan Perkembangan Bahasa Pada Anak Autisme

//Gangguan Perkembangan Bahasa Pada Anak Autisme

GANGGUAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK AUTISME
Oleh:
Sri Rahmadani, M.Psi
Dosen STAIS Tebingtinggi Deli
kanayatabina@yahoo.co.id

ABSTRACT
Language development disorders are the inability or limitations in using linguistic symbols to
communicate verbally or delays in children’s speech and language development abilities
according to their age group, gender, customs, and intelligence. Impaired language
development in children can be caused by various factors such as genetic and brain
dysfunction, experienced by children with autism expressed by Kanner. Delayed language
acquisition is a major problem for children with autism. Lord et al (in Rice, Warren, 2004)
found 20% of children with autism showed a period of language loss at around one year of
age, a period of no word for at least one month, found that 67% of verbal children with
autism had a mixture of expressive language delay and receptive. According to Soeriawinata
(2014) many children with autism have language skills, but have limitations for two-way
communication. Slowly they seem unable to interact or stop interacting like a typical child
which causes language development to cease.
Keywords: Development, Language disorders and autism

A. PENDAHULUAN
Bahasa adalah suatu bentuk komunikasi yang di ucapkan, ditulis, atau diisyaratkan, yang didasarkan pada sebuah sistem simbol. Bahasa terdiri dari kata-kata yang digunakan oleh komunitas serta ketentuan-ketentuan yang diperlukan untuk memvariasikan dan mengombinasikan kata-kata tersebut. Semua bahasa manusia memiliki sejumlah karakteristik umum menurut Berko Gleason (dalam Santrock, 2011). Karakteristik ini mencakup
Generativitas tak berhingga (infinite generativity) adalah kemampuan menghasilkan kalimatkalimat bermakna dalam jumlah tak terbatas dengan menggunakan serangkaian kata dan ketentuan yang jumlahnya terbatas. Ketentuan-ketentuan mendeskripsikan cara kerja bahasa, yang melibatkan lima sistem ketentuan: fonologi, morfologi, sintaksis, ilmu semantik, dan pragmatik (dalam Santrock, 2011).
Pikirkan mengenai bagaimana pentingnya peran bahasa dalam kehidupan kita seharihari. Kita membutuhkan bahasa agar dapat berkomunikasi terhadap orang lain, menyampaikan perasaaan atau keinginan kita kepada orang lain, dan bagaimana jika semua itu tidak mampu dilakukan, maka kebutuhan kita pun tidak akan terpenuhi karena orang lain pun tidak mengerti apa yang kita inginkan, dan itu dialami hampir semua anak penderita autisme yang mengalami ganguan berbahasa.

Untuk membaca jurnal ilmiah ini secara keseluruhan bisa klik link dibawah ini, full pdf..

Gangguan Perkembangan Bahasa Pada Anak Autisme

2020-09-09T10:26:03+00:00

Contact Info

JL. T. Imam Bonjol, No. 16-A, Kota Tebing Tinggi, Tambangan Hulu, Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara 20998

Phone: (0621) 326545

Fax: -

Web: staistebingtinggideli.ac.id

Berita