Peran pengelolaan manajemen terhadap kinerja koperasi Syariah BMT sri deli dalam membantu usaha kecil Di lingkungan STAIS TEBINGTINGGI DELI

//Peran pengelolaan manajemen terhadap kinerja koperasi Syariah BMT sri deli dalam membantu usaha kecil Di lingkungan STAIS TEBINGTINGGI DELI

PERAN PENGELOLAAN MANAJEMEN TERHADAP KINERJA KOPERASI SYARIAH BMT SRI DELI DALAM MEMBANTU  USAHA KECIL

DI LINGKUNGAN STAIS TEBINGTINGGI DELI

oleh

Herry Syahbannuddin Nasution, M.EI

Dosen STAI Tebingtinggi Deli

Email: herry_nasution@yahoo.com

 

 

ABSTRAK

The fundamental problems faced by the small business trade sector in Indonesia are the lack of access to capital sources and the weak role of financial institution services. The expected microfinance institutions tend to be more dominant in consumer financing than productive financing. While Islamic microfinance institutions have not yet played an optimal role. It is not yet known how the contribution of sharia operations management in the development of cooperative performance and its effect in increasing the distribution of productive financing to empower the small business trade sector.

Keywords: small business trade sector, management of Islamic cooperatives, performance of Islamic cooperatives, distribution of productive financing.

 

 

 

  1. Pendahuluan

Sektor usaha kecil merupakan sektor yang penting dalam menggerakan perekonomian nasional. Terlihat dari sumbangannya terhadap PDB nasional yang telah mencapai 56,5%. Keunggulan sektor usaha kecil (UMKM) sebagai sektor domestik yang mampu menggerakan perekonomian nasional adalah karena ketergantungannya yang kuat terhadap muatan lokal. Menurut catatan Bank Indonesia (2013, h. 4-5 ), unit usaha kecil (UMKM) menggunakan sumber daya dalam negeri baik sumber daya manusia, bahan baku dan peralatan sehingga usaha kecil tidak tergantung pada impor. Selain itu, hasil produksi sektor usaha kecil lebih ditujukan untuk memenuhi pangsa pasar dalam negeri, sehingga tidak tergantung kepada kondisi perekonomian negara lain. Oleh karena itu, sektor inilah yang paling tahan terhadap ancam krisis global beberapa waktu yang lalu.

Sabirin (2003, h. 485) menilai bahwa daya tahan usaha kecil (UMKM) di masa krisis tercipta karena usaha kecil tidak banyak memiliki ketergantungan pada faktor eksternal, seperti utang dalam valuta asing dan bahan baku impor dalam melakukan kegiatannya. Dengan keunggulan yang spesifik antara lain berupa kandungan lokal yang besar dalam kegiatan produksi, orientasi pemasaran di dalam negeri, dan harga yang terjangkau oleh konsumen, usaha kecil merupakan bagian yang sangat penting di dalam perekonomian nasional. Melihat pada potensi usaha kecil menegah (UKM) inilah maka salah satu strategi pemulihan ekonomi nasional yang ditempuh Pemerintah dewasa ini adalah memberdayakan UKM.

untuk selengkapnya silahkan klik judul jurnal dibawah ini, full pdf..

PERAN PENGELOLAAN MANAJEMEN TERHADAP KINERJA KOPERASI SYARIAH BMT SRI DELI DALAM MEMBANTU USAHA KECIL DI LINGKUNGAN STAIS TEBINGTINGGI DELI

2020-08-25T12:25:57+00:00

Contact Info

JL. T. Imam Bonjol, No. 16-A, Kota Tebing Tinggi, Tambangan Hulu, Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara 20998

Phone: (0621) 326545

Fax: -

Web: staistebingtinggideli.ac.id

Berita