Pola Dan Tahapan Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL)

//Pola Dan Tahapan Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL)

POLA DAN TAHAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL)
Winda Novianti,M.Pd.I
Dosen STAIS TebingTinggi Deli
Email: windaku20@gmail.com

ABSTRACT
Piaget argues, since childhood every child already has a cognitive structure which is then
called a “scheme”. Schemes are formed by experience. The more mature the child, the more
perfect the scheme he has. Before devising a new scheme, children will be confronted with a
position of imbalance that will interfere with the child’s psychology. When the scheme has
been refined or the child has succeeded in forming a new scheme, the child will return to a
balanced position, then he will be faced with the acquisition of new experiences.
Piaget’s view of how knowledge is actually formed in the cognitive structure of children, is
very influential on several learning models, including contextual learning models. According
to contextual views, knowledge will be meaningful when students find and build it
themselves. Knowledge obtained from the notice of others will not be meaningful knowledge.
Such knowledge will be easily forgotten and not functional.
Keywords: Pattern, stages, contextual learning strategies

A. PENDAHULUAN
CTL merupakan strategi yang melibatkan siswa secara penuh dalam proses pembelajaran. Siswa didorong untuk beraktivitas mempelajaro materi pelajaran sesuai topik yang akan dipelajarinya. Belajar dalam konteks CTL bukan hanya sekedar mendengarkan dan mencatat, tetapi belajar adalah proses pengalaman langsung. Melalui pengalaman itu  diharapkan perkembangan siswa terjadi secara utuh, yang tidak hanya berkembang dalam aspek kognitif saja, tetapi juga aspek afektif dan juga psikomotorik. Belajar melalui CTL diharapkan siswa dapat menemukan sendiri materi yang dipelajarinya.
B. KONSEP DASAR STRATEGI PEMBELAJARAN KONSTEKSTUAL
Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkan dengan suatu kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka.1
Dari konsep tersebut ada tiga hal yang harus dipahami:
1. CTL menekankan kepada proses keterlibatan siswa untuk menemukan materi, artinya proses belajardiorientasikan pada proses pengalaman secara langsung.
2. Mendorong agar siswa dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata, artinya siswa dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata.
3. Mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan, artinya materi pelajaran itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk melihat versi lengkapnya bisa klik judul jurnal dibawah ini, full pdf..

Pola Dan Tahapan Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL)

2020-08-28T11:47:57+00:00

Contact Info

JL. T. Imam Bonjol, No. 16-A, Kota Tebing Tinggi, Tambangan Hulu, Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara 20998

Phone: (0621) 326545

Fax: -

Web: staistebingtinggideli.ac.id

Berita